Abstract

Dalam Esai kali ini, melanjutkan "Tentang Frege. I", saya menggali sedikit lebih dalam terhadap Frege, dua yang paling utama dalam "Tentang Frege. II" adalah (i) Status Logika menurut Frege. (ii)Anatomi Sistem Logika Frege dengan pembuktian 19 Teorema Logika Proposisional Klasik(sebagai konten utama dalam Esai II), yang diturunkan dari Sistem Logika Frege 1879 dengan 9 aksioma dan modus ponens sebagai aturan inferensi utama. Yang digunakan dalam Esai ini adalah 6 Aksioma karena deduksi 19 Teorema hanya mencakup Logika Proposisional. 3 Aksioma sisanya berkaitan dengan Logika Kuantor. 

Kesembilan-belas Aksioma ini dianggap oleh Penulis sebagai watak dari Logika Klasik; yang menjadikan Logika Klasik menjadi Logika klasik itu sendiri, dengan beberapa Teorema kunci seperti Ex Falso Quodlibet, Teorema Peirce, Reductio ad Absurdum, yang mana Teorema-Teorema ini tidak berlaku pada beberapa Logika Non-Klasik seperti Logika Intuisionistik.

Keywords

References

  1. —Frege, Gottlob (1879) ”Begriffsschrift a formula language, modeled upon that of arithmetic, for pure thought”, Van Heijenoort Edition
  2. —Frege, Gottlob, Matthias Wille (2018) ”Begriffsschrift eine der arithmetischen nachgebildete Formelsprache des reinen Denkens” (Klassische Texte der Wissenschaft) (German Edition)
  3. —Korhonen, Anssi (2017) ”Frege, the Normativity of Logic, and the Kantian Tradition”, New Essays on Frege
  4. —Frege, Gottlob ”Boole logical Calculus and the Concept-script” [1880/81]
  5. —Frege, Gottlob ”On The Purpose of Begriffsschrift” (1882), Australasian Journal of Philosophy 1968-08, Vol 46 Issue 2
  6. —Frege, Gottlob ”Methods of Calculation based on an Extension of the Concept of Quantity” Gottlob Frege, Collected papers on mathematics, logic, and philosophy (1884-1925).