Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera) menempati posisi strategis dalam kajian kimia bahan alam karena keragaman senyawa bioaktif yang terkandung di dalamnya. Paper ini membahas metabolit sekunder pada daun kelor melalui pendekatan kajian konseptual berbasis literatur, dengan fokus pada golongan senyawa seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, fenolik, steroid, terpenoid, dan glikosida. Pembahasan diarahkan pada pengertian metabolit sekunder, fungsi senyawa tersebut dalam sistem pertahanan tumbuhan, serta prinsip dasar identifikasi awal melalui skrining fitokimia. Reaksi warna, pembentukan endapan, dan pembentukan busa digunakan sebagai dasar pengenalan golongan senyawa secara kualitatif. Perbedaan sifat pelarut, terutama etanol dan akuades, turut dibahas untuk menjelaskan kecenderungan kelarutan senyawa berdasarkan tingkat kepolaran. Melalui pembahasan tersebut, daun kelor dapat ditempatkan sebagai contoh bahan alam yang relevan dalam pembelajaran kimia organik, fitokimia, dan pemanfaatan senyawa bioaktif dari tumbuhan. 

Keywords