Abstract
Saul Kripke menganggap bahwa inti dari karya akhir Wittgenstein adalah Argumen Bahasa Pribadi. Tentang bahasa yang hidup dalam sistem saling koreksi, serta absurditas bilamana diandaikan sebuah bahasa yang tidak hidup dalam sistem saling koreksi. Dalam Wittgenstein: On Rules and Private Language, Kripke menafsirkan Wittgenstein sebagaimana yang ia pahami. Oleh karenanya argumen Kripke dalam WRPL tak bisa sepenuhnya diposisikan sebagai argumen Wittgenstein, maupun sepenuhnya Kripke. Dibuatlah suatu istilah untuk gagasan ini, Kripkenstein.
Keywords
Kripkenstein, Kripke, Kripke-Wittgenstein, Quus, Plus
References
- Guardo, A. (2025). A Kripkensteinian dispositionalism. Philosophical Inquiries Vol. 13 No. 2
- Kripke, S. A. (1982). Wittgenstein on rules and private language: An elementary exposition. Harvard University Press.
- Liu, X. S. (1998). Kripkenstein: Rule and indeterminacy. The Paideia Archive: Twentieth World Congress of Philosophy 32:67-75 (1998)
- Vaccaro, D. (2020). Naturalizing Kripkenstein: How primitivist, dispositional and skeptical answers to Kripke’s Wittgenstein all fit within an evolutionary account ofmeaning. Dissertation, University of Milan (2020)
- Wittgenstein, L. (2009). Philosophische Untersuchungen / Philosophical investigations (G. E. M. Anscombe, P. M. S. Hacker, & J. Schulte, Trans.; 4th ed.). Wiley-Blackwell. (Karya asli diterbitkan 1953)