Abstract
Artikel ini mengeksplorasi fondasi epistemologis dan ontologis dari moralitas melalui analisis
komparatif antara dua paradigma besar: teologi skolastik yang diwakili oleh Thomas Aquinas
dan sosiologi makro modern yang diwakili oleh Émile Durkheim. Pertanyaan fundamental
mengenai mengapa manusia patuh pada kaidah moral dan apa yang menjadi sumber otoritas
moralitas tersebut kerap terjebak pada dikotomi antara kepatuhan rasional-ilahi dan
determinisme sosial. Melalui studi pustaka dan pendekatan komparatif, tulisan ini membedah
dan membandingkan bagaimana Aquinas meletakkan moralitas sebagai bentuk partisipasi
akal budi manusia dalam tatanan abadi Tuhan, dengan pandangan Durkheim. Hasil analisis
menunjukkan bahwa meskipun keduanya berangkat dari titik tolak yang diametral, otoritas
transendental pada Aquinas dan otoritas imanen pada Durkheim, keduanya memiliki titik
temu fungsional yang krusial: penolakan terhadap individualisme radikal. Bagi keduanya,
moralitas adalah entitas yang berada di atas ego personal; berfungsi untuk mengarahkan
individu pada pemenuhan kodrat spiritual menuju kebaikan tertinggi menurut Aquinas, dan
integrasi sosial untuk menjauhkan masyarakat dari disintegrasi menurut Durkheim. Dialog
lintas batas ini menawarkan kerangka reflektif untuk membaca krisis moralitas dan otoritas di
era sekuler kontemporer.
Keywords
Aquinas, T. (1947). Summa theologica (Fathers of the English Dominican Province, Trans.).
Christian Classics Ethereal Library
Bhattacherjee, A. (2012). Social science research: Principles, methods, and practices (Ed.
ke-2). Global Text Project. https://scholarcommons.usf.edu/oa_textbooks/3/
Carls, P. (n.d.). Émile Durkheim. Internet Encyclopedia of Philosophy.
Durkheim, É. (2014). The Division of Labor in Society (W. D. Halls, Trans.). Free Press.
(Original work published 1893).
Durkheim, É. (1961). Moral education: A study in the theory and application of the sociology
of education (E. K. Wilson & H. Schnurer, Penerj.). The Free Press. (Karya asli
diterbitkan 1925). Internet Archive.
https://archive.org/details/moraleducationst0000durk
Durkheim, É. (1965). The elementary forms of the religious life (J. W. Swain, Penerj.). The
Free Press. (Karya asli diterbitkan 1912). Internet Archive.
https://archive.org/details/elementaryformso00durk
Durkheim, E. (1982). The rules of sociological method (S. Lukes, Ed.; W. D. Halls, Trans.).
The Free Press
Floyd, S. (n.d.). Thomas Aquinas: Moral philosophy. Internet Encyclopedia of Philosophy.
Internet Encyclopedia of Philosophy. (n.d.-a). Comparative philosophy.
Internet Encyclopedia of Philosophy. (n.d.-b). Ethics. https://iep.utm.edu/ethics/
Rousseau, J.-J. (n.d.). The social contract (G. D. H. Cole, Penerj.). Project Gutenberg. (Karya
asli diterbitkan 1762). https://www.gutenberg.org/ebooks/46333
The Catholic Encyclopedia. (1911). The natural law. New Advent.